Pilar Saga Ichsan Resmikan Pos Gizi, Pemkot Tangsel Siapkan 7 Lokasi Baru

waktu baca 3 menit
Selasa, 20 Okt 2026 11:16 25 Redaksi

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan membangun tujuh pos gizi pada 2026 sebagai upaya memperkuat pencegahan stunting sekaligus meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya pemenuhan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak.

Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, saat meresmikan Pos Gizi Kepiting di RW 01, Kelurahan Lengkong Gudang, Kecamatan Serpong, Senin (19/10/2026), dalam kegiatan Peluncuran Pos Gizi Tahun 2026.

Pilar mengatakan, program pos gizi telah berjalan sejak 2023 dan kini menjangkau seluruh kecamatan di Kota Tangerang Selatan. Pada 2026, pemerintah daerah akan menambah tujuh pos gizi untuk memperluas edukasi dan pendampingan pemenuhan gizi masyarakat.

“Jadi, program pos gizi ini sudah ada di semua kecamatan se-Tangsel. Program ini sebenarnya sudah berjalan sejak 2023. Pada 2026 ini, kita akan membangun tujuh pos gizi untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya gizi bagi anak maupun ibu hamil,” ujar Pilar.

Menurutnya, pos gizi tidak hanya menjadi sarana edukasi kesehatan, tetapi juga menyediakan makanan tambahan bergizi bagi ibu hamil dan anak-anak yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan nutrisi.

Pilar saat bermain bersama anak-anak di Pos Gizi Tangsel.

Pilar saat bermain bersama anak-anak di Pos Gizi Tangsel.

Keberadaan pos gizi diharapkan membantu kader kesehatan dan tenaga medis menjangkau keluarga yang membutuhkan pendampingan, khususnya kelompok yang berisiko mengalami stunting.

Pilar menegaskan, pemenuhan gizi harus menjadi perhatian sejak 1.000 hari pertama kehidupan, yakni sejak masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun. Periode tersebut merupakan fase penting bagi pertumbuhan fisik dan perkembangan otak anak.

Karena itu, ia mengingatkan masyarakat agar tidak hanya memperhatikan jumlah makanan yang dikonsumsi, tetapi juga kualitas serta kandungan gizinya. Kebiasaan mengonsumsi makanan dan minuman tinggi gula juga perlu dikendalikan untuk mendukung pola hidup sehat sejak dini.

“Anak-anak kita harus mendapatkan makanan bergizi dan menerapkan pola hidup sehat supaya tumbuh kembangnya baik. Kalau anak-anak sehat, badannya kuat, dan otaknya cerdas, mereka akan lebih mudah menerima pelajaran di sekolah,” kata Pilar.

Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan pos gizi sebagai tempat memperoleh edukasi sekaligus berkonsultasi mengenai kendala dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Pilar menambahkan, pencegahan stunting membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Selain pemerintah, keluarga, kader kesehatan, dan tenaga medis memiliki peran penting dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembangnya.

Pada kesempatan tersebut, Pilar menyampaikan apresiasi kepada para kader kesehatan yang selama ini aktif membantu pelaksanaan program di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, kader kesehatan menjadi penghubung penting antara pemerintah dan warga dalam memberikan edukasi, pendampingan, serta mendorong kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kesehatan ibu dan anak.

“Jangan bosan-bosan mengurus anak-anak masyarakat kita dan keluarga yang membutuhkan. Mudah-mudahan apa yang dilakukan para kader menjadi amal kebaikan dan membawa manfaat bagi masyarakat,” tuturnya.

(Heru)

DPRD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
Disperindag Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
DBMSDA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
BAPPEDA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
Supriyadi Kepala Dinas Pendidikan Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
LAINNYA