Gubernur Andra Soni Tinjau Kebakaran TPA Jatiwaringin, Waspadai Ancaman Gas Metana

waktu baca 2 menit
Jumat, 3 Jul 2026 16:24 0 99 Redaksi

TANGERANG – Gubernur Andra Soni meninjau langsung penanganan kebakaran di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Kamis (2/7/2026). Dalam kunjungannya, Andra juga mengikuti rapat koordinasi bersama tim pemadaman kebakaran yang dipimpin Bupati Maesyal Rasyid.

Andra Soni mengungkapkan, kebakaran di TPA Jatiwaringin dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang tengah melanda wilayah Banten. Berdasarkan perkiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, musim panas tahun ini disebut sebagai salah satu yang terpanas dan terpanjang dalam 30 tahun terakhir.

“Kebakaran ini terjadi beberapa hari yang lalu. Tumpukan sampah ini dalam kondisi cuaca yang berdasarkan perkiraan BMKG, 30 tahun terakhir ini yang paling panas dan paling panjang panasnya,” ujar Andra kepada wartawan.

Ia menjelaskan, suhu panas yang ekstrem memicu kebakaran pada tumpukan sampah, kemudian api dengan cepat meluas akibat hembusan angin.
“Sehingga salah satunya menyebabkan kebakaran sampah di TPA Jatiwaringin. Kemudian kebakaran ini menyebar karena faktor angin,” tambahnya.

Menurut Andra, hal yang paling perlu diwaspadai saat ini adalah potensi gas metana yang berada di bawah tumpukan sampah. Gas tersebut berisiko memicu ledakan atau memperbesar kobaran api jika tidak ditangani secara tepat.

“Dari diskusi pihak terkait, untuk antisipasi ada pembatasan orang ke sana dan semuanya harus terkoordinasi,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemerintah kabupaten dan kota di sekitar lokasi turut dikerahkan untuk membantu proses penanganan. Pemerintah Provinsi Banten juga telah menurunkan tim khusus untuk melakukan pemantauan sekaligus langkah antisipasi.

Andra menegaskan, kejadian serupa bukan pertama kali terjadi di Banten. Sebelumnya, kebakaran besar juga pernah melanda TPA Rawa Kucing.

Karena itu, Andra meminta seluruh pengelola TPA di Provinsi Banten meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau, khususnya dengan menyiapkan sarana pemadaman yang memadai.

“Nanti setiap TPA di Provinsi Banten harus memiliki alat pemadam dan sumber atau tampungan air,” tegasnya.

Sebagai informasi, kebakaran TPA Jatiwaringin saat ini telah berstatus Tanggap Bencana. Upaya pemadaman turut diperkuat dengan bantuan helikopter milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana. Sebanyak 16 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan api.

Selain fokus pada titik-titik api utama, tim gabungan juga terus melakukan pembasahan di area sekitar guna mencegah kebakaran meluas ke wilayah lainnya.(*)

Kecamatan Legok Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Bappeda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026.
LAINNYA