Pemkab Tangerang mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa ramadan 1447 H.

Ramadhan Tiba, Sampah Ikut Melonjak: DLH Kota Tangerang Ingatkan Risiko Penumpukan dan Banjir

waktu baca 2 menit
Kamis, 26 Feb 2026 10:10 0 105 Redaksi

SEPUTARBANTENID — Momentum Ramadhan yang identik dengan meningkatnya konsumsi makanan dan minuman turut berdampak pada lonjakan sampah rumah tangga.

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam berbelanja dan mengelola sampah selama bulan suci.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan peningkatan timbulan sampah setiap Ramadhan umumnya berasal dari sisa makanan dan kemasan sekali pakai.

“Ramadhan adalah bulan pengendalian diri. Termasuk dalam hal konsumsi. Jika tidak dikendalikan, lonjakan sampah bisa menumpuk dan mengganggu kenyamanan masyarakat dalam beribadah,” ujarnya.

Jenis sampah yang mengalami peningkatan antara lain sisa makanan, plastik pembungkus takjil, kantong belanja, botol minuman, styrofoam, hingga kardus dari belanja daring.

Warga saat mengumpulkan sampah yang akan dijual.

Warga saat mengumpulkan sampah yang akan dijual.

Warga saat menjual sampah kardus.

Warga saat menjual sampah kardus.

Menurutnya, apabila tidak dikelola dengan baik, kondisi tersebut berpotensi menyebabkan penumpukan di Tempat Penampungan Sementara (TPS), menambah beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), serta memicu persoalan lingkungan seperti bau tidak sedap dan penyumbatan saluran air yang dapat meningkatkan risiko banjir.

DLH Kota Tangerang mengajak masyarakat menerapkan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) sebagai langkah sederhana namun efektif untuk menekan lonjakan sampah.

Masyarakat diimbau membeli makanan secukupnya, membawa wadah sendiri saat membeli takjil, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta memilah sampah dari rumah.

Pada tahap Reduce (mengurangi), masyarakat diimbau membeli dan mengonsumsi makanan secukupnya untuk menghindari pemborosan, membawa tas belanja sendiri, menghindari penggunaan plastik dan styrofoam, serta menggunakan tumbler dan wadah makan pribadi saat membeli takjil.

Tas.

Tas.

Pada tahap Reuse (menggunakan kembali), masyarakat dapat menggunakan wadah makanan yang dapat dipakai ulang, memanfaatkan kembali kantong belanja yang masih layak, serta menggunakan piring dan gelas non-sekali pakai saat kegiatan buka bersama.

Sementara itu, pada tahap Recycle (daur ulang), warga dapat memilah sampah organik dan anorganik sejak dari rumah, mengolah sisa makanan menjadi kompos, serta menyetorkan sampah anorganik ke bank sampah.

“Partisipasi aktif masyarakat menjadi kunci keberhasilan pengurangan sampah selama Ramadhan. Kepedulian terhadap lingkungan adalah bagian dari ibadah,” tegasnya.

DLH berharap Ramadhan tidak hanya menjadi momentum peningkatan kualitas spiritual, tetapi juga titik awal perubahan perilaku menuju pola konsumsi yang lebih bijak dan ramah lingkungan.(*)

Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat HPN 2026.
Bappeda kabupaten Tangerang mengucapkan selamat HPN 2026.
BPBD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat HPN 2026.
Disnaker Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat HPN 2026.
LAINNYA