Andra Soni Salurkan Bansos Rp8,15 Miliar, 16.311 Keluarga di Banten Terima Rp500 Ribu

waktu baca 3 menit
Selasa, 3 Nov 2026 04:43 28 Redaksi

TANGERANG – Gubernur Banten Andra Soni menyalurkan Bantuan Jaminan Sosial (Bansos) Keluarga Provinsi Banten Tahun 2026 kepada masyarakat Kabupaten Tangerang. Penyaluran bantuan tersebut berlangsung di Gedung Serbaguna Kecamatan Rajeg, Senin (2/11/2026).

Program bantuan perlindungan sosial ini menyasar keluarga penerima manfaat (KPM) berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Andra Soni mengatakan, pada 2026 Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten mengalokasikan anggaran untuk membantu lebih dari 16 ribu warga yang tersebar di delapan kabupaten/kota di Provinsi Banten.

“Tahun ini kami baru menganggarkan untuk 16 ribu lebih warga Banten. Semoga tahun depan bisa dimaksimalkan,” ungkap Andra Soni.

Ia menjelaskan, penyaluran tersebut merupakan tahap pertama program bantuan sosial Pemprov Banten. Pelaksanaannya turut didampingi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk memastikan bantuan diterima masyarakat sesuai ketentuan.

Andra Soni juga menegaskan bahwa seluruh bantuan diberikan secara utuh tanpa potongan maupun pungutan dalam bentuk apa pun.

“Kami pastikan juga tidak ada satu rupiah pun pungutan (potongan) terhadap bantuan sosial ini,” tegasnya.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Program ini juga disinergikan dengan bantuan sosial yang disediakan pemerintah kabupaten/kota serta pemerintah pusat.

Pada kesempatan itu, Andra Soni turut menyampaikan program pendidikan gratis bagi siswa SMA, SMK, dan sekolah khusus (SKh) swasta di Provinsi Banten.

Ia menegaskan, tidak boleh ada lagi anak-anak di Banten yang putus sekolah. Terlebih, pendidikan tingkat SD dan SMP di Kabupaten Tangerang telah mendapatkan program pendidikan gratis.

“Tidak ada alasan anak-anak Banten putus sekolah. Kalau ada yang putus sekolah, laporkan ke kepala desa. Saya meyakini, pendidikan dapat memutus rantai kemiskinan,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemprov Banten atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada masyarakat Kabupaten Tangerang.

Ia menyebutkan, sebanyak 2.200 warga kurang mampu di Kabupaten Tangerang menerima manfaat dari program bansos Pemprov Banten tersebut.
Selain itu, Pemkab Tangerang juga mengalokasikan bantuan sosial bagi 4.000 warga sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat yang membutuhkan.

“Pemkab Tangerang juga turut menyalurkan bantuan sosial untuk 4.000 warga. Bapak dan Ibu harus selalu menjaga kesehatan dan bahagia,” kata Maesyal.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Provinsi Banten Lukman menjelaskan, terdapat lima jenis bantuan sosial yang disalurkan Pemprov Banten pada 2026.

Kelima program tersebut meliputi Bantuan Jaminan Sosial Keluarga, Bantuan Usaha Ekonomi Produktif, Bantuan Sosial Disabilitas, Bantuan Sosial Anak Telantar, serta Bantuan Sosial Lanjut Usia (Lansia).

“Mudah-mudahan apa yang menjadi program Pemprov Banten terlaksana dengan baik dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tuturnya.

Berdasarkan data Pemprov Banten, total anggaran bantuan sosial tahun 2026 mencapai Rp8,15 miliar untuk 16.311 keluarga penerima manfaat yang tersebar di delapan kabupaten/kota.

Setiap keluarga penerima manfaat memperoleh bantuan tunai sebesar Rp500.000. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat sekaligus memperkuat perlindungan sosial bagi keluarga kurang mampu di Provinsi Banten.

DPRD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
Disperindag Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
DBMSDA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
BAPPEDA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
Supriyadi Kepala Dinas Pendidikan Mengucapkan Selamat Hari Jadi ke 394 Kabupaten Tangerang.
LAINNYA