
Komandan Seskoau Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay (kedua dari kiri) saat membuka Lokakarya Pasis Seskoau A-64 Tahun Pendidikan 2026 di Gedung Widya Mandala I, Lembang, membahas transformasi TNI AU menuju Multi-Domain Operations. (Foto: Ist)
LEMBANG, SEPUTARBANTEN.ID – Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) menggelar Lokakarya Perwira Siswa (Pasis) Angkatan ke-64 Tahun Pendidikan 2026 sebagai langkah strategis dalam mendorong transformasi TNI AU guna menghadapi ancaman perang modern yang semakin kompleks dan multidimensional.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Widya Mandala I, Lembang, Selasa (03/03/2026) tersebut mengusung tema “Transformasi TNI Angkatan Udara Menuju Multi-Domain Operations Guna Menghadapi Era Perang Modern.” Tema ini menegaskan komitmen TNI AU untuk memperkuat integrasi lintas domain dalam menghadapi spektrum ancaman masa kini.
Komandan Seskoau, Marsda TNI Dr. Jorry S. Koloay, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa perubahan karakter peperangan menuntut kesiapan yang lebih komprehensif. Ancaman kini hadir secara simultan di domain darat, laut, udara, siber, hingga ruang angkasa.
“Transformasi ini bukan hanya modernisasi alutsista, tetapi perubahan paradigma, strategi, dan pola pikir. TNI Angkatan Udara harus mampu mengorkestrasi kekuatan multidomain secara terpadu untuk menciptakan keunggulan strategis nasional,” ujarnya.
Lokakarya tersebut diikuti 100 Perwira Siswa yang terdiri dari 84 perwira TNI AU, 4 TNI AL, 2 TNI AD, 3 anggota Polri, serta 7 perwira siswa dari negara sahabat, yakni Amerika Serikat, Australia, Cina, India, Malaysia, Singapura, dan Filipina. Komposisi ini mencerminkan sinergi lintas matra sekaligus kerja sama internasional dalam membangun perspektif pertahanan udara modern.
Sejumlah narasumber strategis turut hadir memberikan pandangan dan analisis, di antaranya Kepala Dinas Hukum TNI AU Marsma TNI Agus Pramono, S.H., LL.M., Ph.D.; Kabid OMU Puskodal Koopsudnas Kolonel Nav Sudaryanto, S.M.; EVP of Standard and Security AirNav Indonesia Veranty, S.SiT., M.Si.; serta Direktur PT Infoglobal Teknologi Semesta J. Adi Sasongko, S.T.
Selain membahas konsep Multi-Domain Operations (MDO), lokakarya ini juga mengkaji pengembangan teknologi TNI AU dalam kerangka Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2025, khususnya terkait pengendalian, pengelolaan, dan status kawasan. Sinkronisasi kebijakan nasional dengan pembangunan kekuatan udara menjadi fokus penting dalam pembahasan.
Melalui kegiatan ini, Seskoau kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan strategis dalam mencetak pemimpin TNI AU yang adaptif, profesional, dan siap menghadapi tantangan perang modern berbasis teknologi tinggi. (*)