Pemkot Tangsel Perkuat Penanganan Kekeringan, Cegah Kebakaran Lahan Cipeucang

waktu baca 3 menit
Jumat, 11 Sep 2026 22:19 25 Redaksi

TANGSEL – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) terus memperkuat langkah penanganan dan antisipasi bencana di wilayahnya. Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, usai mengikuti Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Jumat (11/9/2026).

Dalam rapat tersebut, Pemkot Tangsel membahas kondisi terkini terkait dampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) serta bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Tangerang Selatan.

Masing-masing perangkat daerah menyampaikan langkah penanganan yang telah dilakukan maupun rencana tindak lanjut, dengan dukungan dari sejumlah instansi vertikal.

Untuk menangani kekeringan, Pemkot Tangsel terus melakukan distribusi air bersih kepada masyarakat terdampak. Hingga 8 September 2026, total air bersih yang telah disalurkan mencapai 943.950 liter.

Distribusi tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah kondisi kekeringan yang masih terjadi di sejumlah wilayah.

Sementara terkait dampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pemkot Tangsel telah melakukan penyemprotan jalan sebagai bagian dari upaya dust suppression di sejumlah ruas jalan.

Selain itu, pembagian masker juga terus dilakukan melalui Dinas Kesehatan dan berbagai fasilitas pelayanan kesehatan, seperti puskesmas dan posyandu, termasuk melalui kegiatan Ngider Sehat.

Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangsel.

Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Tangsel.

Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang Selatan turut membantu dengan membagikan ribuan masker kepada masyarakat yang tersebar di tujuh kecamatan.

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel terus berkoordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk memantau arah sebaran abu vulkanik.

Berdasarkan informasi per 10 September 2026, aktivitas Gunung Anak Krakatau disebut telah mengalami penurunan secara drastis.

“Alhamdulillah, aktivitas Gunung Anak Krakatau sudah turun secara drastis. Mudah-mudahan ke depannya bisa reda,” ujar Pilar.

Pilar juga mengungkapkan bahwa pemerintah masih melakukan koordinasi terkait upaya pencarian salah satu warga Tangsel yang merupakan bagian dari tim jurnalis dan hingga kini belum diketahui keberadaannya.

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar yang bersangkutan dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

Selain menangani kekeringan dan dampak abu vulkanik, Pemkot Tangsel juga meningkatkan langkah pencegahan terhadap potensi kebakaran lahan, khususnya di kawasan Cipeucang.

Sekitar 70 persen area di kawasan tersebut telah dilakukan pengurukan untuk menutup timbunan sampah. Langkah ini sekaligus dilakukan sebagai upaya mencegah potensi longsor dan kebakaran.

Pengawasan di kawasan Cipeucang juga diperkuat melalui penjagaan selama 24 jam serta clear area di sekitar lokasi untuk mencegah aktivitas pembakaran sampah oleh masyarakat.

“Jangan sampai ada aktivitas masyarakat di sekitar lingkungan Cipeucang, terutama pembakaran sampah,” tegas Pilar.

Pemkot Tangsel memastikan koordinasi lintas instansi dan berbagai langkah pencegahan akan terus dilakukan guna menjaga keselamatan, kesehatan, serta kenyamanan masyarakat.

(Heru)

DPRD Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Kecamatan Legok Mengucapkan Bersyukur dan Bangga Pemkab Tangerang Meraih Penghargaan Daerah Peduli Inovasi Ekonomi Kreatif.
DKCTR Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
LAINNYA