Gubernur Banten Lepas 21 Petani Milenial Magang ke Jepang

waktu baca 2 menit
Kamis, 9 Apr 2026 16:28 0 108 Redaksi

SEPUTARBANTENID – Gubernur Banten Andra Soni secara resmi melepas 21 petani milenial yang akan diberangkatkan ke Jepang untuk mengikuti program magang selama 1 hingga 2 tahun.

Pelepasan tersebut berlangsung di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Kamis (9/4/2026).

Program magang ini merupakan inisiatif Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang dilaksanakan melalui masing-masing pemerintah provinsi.

Tahun ini menjadi rekor jumlah peserta terbanyak sejak program tersebut dimulai pada 1984.

Dalam sambutannya, Andra Soni berharap para peserta dapat kembali ke Banten dengan membawa ilmu dan pengalaman baru untuk memajukan sektor pertanian daerah.

“Kita masih memiliki banyak lahan tidur yang bisa dikembangkan. Silakan dimanfaatkan dan dikembangkan ketika kembali nanti,” ujarnya.

Ia menilai, potensi pertanian di Banten sangat besar, namun belum dimanfaatkan secara optimal. Dengan posisi geografis yang berdekatan dengan Jakarta, Banten dinilai memiliki keunggulan dalam distribusi hasil pertanian.

“Ini penting, karena secara transportasi kita lebih kompetitif dibanding daerah lain,” jelasnya.

Untuk menarik minat generasi muda, Pemerintah Provinsi Banten juga berkomitmen meningkatkan infrastruktur pendukung seperti ketersediaan air, aksesibilitas, hingga kepastian pasar.

“Apalagi kebutuhan untuk menyuplai ribuan SPPG di Banten cukup besar. Sektor pertanian ini sebenarnya sangat menjanjikan,” tambahnya.

Gubernur Andra Soni saat memberikan motivasi semangat kepada petani milenial.
Gubernur Andra Soni saat memberikan motivasi semangat kepada petani milenial.

Andra Soni juga berpesan kepada para peserta agar memanfaatkan kesempatan ini dengan maksimal, mengingat tidak semua orang mendapat peluang serupa.

“Sepulang dari Jepang nanti, saya harap kalian bisa menjadi mentor bagi petani milenial lainnya,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, M Nasir, menyampaikan bahwa para peserta sebelumnya telah mengikuti pendidikan dan pelatihan selama 50 hari.

“Dari total 48 peserta, sebanyak 21 orang dinyatakan lolos. Insya Allah akan diberangkatkan pada 13 April,” ujarnya.

Selama di Jepang, para peserta akan tinggal di perkampungan dan terlibat langsung dalam kegiatan pertanian dan peternakan selama 11 hingga 26 bulan.

“Jepang merupakan barometer penerapan teknologi pertanian modern. Kami berharap ilmu yang didapat bisa diterapkan untuk kemajuan pertanian di Banten,” jelasnya.

Salah satu peserta asal Kabupaten Lebak, Eva Luthfiah, mengaku siap mengabdikan diri untuk memajukan sektor pertanian di daerahnya.

“Sejak kecil saya sudah diajarkan bertani oleh orang tua, dan sampai sekarang masih menjalani itu,” ungkapnya.

Ia juga menilai bahwa sektor pertanian kini semakin modern dan memiliki prospek cerah, sehingga tidak lagi dipandang sebelah mata.

“Karena tekad saya ingin memajukan pertanian,” pungkasnya.

DPRD Kota Tangerang Selatan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri Mohon Maaf Lahir Dan Batin 1447 H / 2026 M.
DCKTR Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Mohon Maaf Lahir dan Batin.
DBMSDA Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Idul Fitri Mohon Maaf Lahir dan Batin Tahun 2026.
DPMPTSP Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H / 2026 M.
LAINNYA