Bapenda Banten Luncurkan QRIS Samling Movement, Bayar Pajak Kendaraan Makin Mudah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 26 Sep 2026 16:37 19 Admin

SERANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Banten berkolaborasi dengan Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten meluncurkan program QRIS Samling Movement sebagai inovasi untuk mempermudah masyarakat membayar pajak kendaraan bermotor.

Peluncuran program tersebut berlangsung di Jalan Ciwaru Raya, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, Jumat (25/9/2026). Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Provinsi Banten.

Asisten Daerah (Asda) Bidang Administrasi Umum Setda Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, mengatakan peluncuran QRIS Samling Movement merupakan bentuk nyata transformasi digital yang dilakukan Pemprov Banten bersama Bank Indonesia.

“Ini merupakan upaya percepatan digitalisasi di era disrupsi, yakni wujud nyata transformasi dari pelayanan manual menjadi digital,” ujar Rina.

Menurutnya, sinergi antara Pemprov Banten dan BI menjadi bagian penting dalam mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya melalui sektor pajak kendaraan bermotor.

Rina berharap inovasi tersebut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan sekaligus mendukung kesinambungan pembangunan daerah.

“Mudah-mudahan kegiatan serupa bisa terus kita lakukan bersama. Harapannya, masyarakat dapat merasakan kemudahan fasilitas dari Pemprov Banten dalam rangka menjaga kesinambungan dan sinergi pembangunan,” katanya.

Peluncuran QRIS Samling Movement Bapenda Banten.

Peluncuran QRIS Samling Movement Bapenda Banten.

Sementara itu, Kepala Bapenda Provinsi Banten Berly Rizki Natakusumah mengatakan, program tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan daerah melalui kepatuhan membayar pajak.

Bapenda, kata Berly, turut menggandeng berbagai komunitas untuk membantu menyosialisasikan manfaat pajak kepada masyarakat.

“Bagi masyarakat yang membayar pajak menggunakan QRIS di lokasi acara, Bapenda menyediakan berbagai hadiah menarik, salah satunya telepon seluler,” ujarnya.

Di lokasi yang sama, Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi Banten Yusuf Wicaksono menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, Bank Indonesia akan terus mendorong perubahan kebiasaan masyarakat dari transaksi tunai menuju transaksi nontunai atau cashless.

“Semakin banyak masyarakat yang membayar pajak secara nontunai, tingkat kepatuhan pajak juga akan semakin tinggi,” kata Yusuf.

Ia berharap digitalisasi layanan Samsat dapat meningkatkan penerimaan pembayaran pajak kendaraan bermotor sehingga turut berdampak terhadap peningkatan PAD Provinsi Banten.

“Kami berharap dengan adanya digitalisasi di Samsat, penerimaan pembayaran pajak dapat meningkat sehingga berdampak langsung pada kenaikan PAD Provinsi Banten,” pungkasnya.(*)

LAINNYA