DPRD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Idul Adha 2026

Bethsaida Hospital Serang Edukasi Masyarakat tentang Bahaya Hernia dan Penanganannya

waktu baca 4 menit
Selasa, 26 Mei 2026 23:05 0 50 Redaksi

SEPUTARBANTENID — Ada benjolan yang muncul perlahan di area perut atau selangkangan, terasa tidak nyaman saat beraktivitas, namun kerap kali dianggap tidak berbahaya dan dibiarkan begitu saja.

Banyak orang memilih menunggu dan berharap benjolan itu akan hilang sendiri. Padahal semakin lama dibiarkan, kondisi ini justru semakin berisiko.

Hernia adalah kondisi medis yang jauh lebih serius dari sekadar benjolan biasa. Jika tidak ditangani dengan tepat dan tepat waktu, hernia dapat berkembang menjadi komplikasi yang mengancam jiwa.

Memahami kondisi ini sejak dini adalah langkah pertama menuju penanganan yang aman dan pemulihan yang optimal.

Apa Itu Hernia?

Hernia terjadi ketika jaringan atau organ dalam tubuh menonjol keluar melalui celah atau titik lemah pada dinding otot atau jaringan ikat yang seharusnya menahannya, biasanya terjadi pada jaringan usus.

Kondisi ini tidak selalu menyebabkan rasa sakit pada tahap awal, yang menjadikannya semakin sering diabaikan. Namun seiring waktu, hernia yang tidak ditangani dapat membesar, menyebabkan nyeri yang semakin intens, dan berpotensi mengalami komplikasi serius yang memerlukan tindakan operasi darurat.

Dokter Spesialis Bedah Umum Bethsaida Hospital Serang, dr. Leo Fajar Sp. B menjelaskan, Hernia tidak akan sembuh dengan sendirinya. Tidak ada obat, jamu, atau korset yang bisa mengembalikan jaringan yang sudah menonjol keluar ke posisi semula secara permanen.

“Satu-satunya penanganan yang tuntas dan bersifat kuratif adalah tindakan bedah. Semakin cepat ditangani, semakin mudah prosesnya dan semakin kecil risikonya,” jelasnya, Selasa, 26 Mei 2026.

Jenis-Jenis Hernia

1. Hernia Inguinal

Merupakan jenis yang paling umum, terutama pada pria. Hernia ini terjadi ketika usus atau jaringan lemak menonjol melalui titik lemah di area selangkangan. Biasanya, pria lebih sering mengalaminya dibanding wanita karena adanya saluran inguinal yang menjadi jalur turunnya testis.

2. Hernia Umbilikalis

Terjadi ketika jaringan menonjol melalui dinding perut di sekitar pusar. Umum ditemukan pada bayi baru lahir, namun juga dapat terjadi pada orang dewasa terutama wanita yang pernah hamil beberapa kali, atau individu dengan obesitas.

3. Hernia Femoralis

Lebih sering terjadi pada wanita. Jaringan menonjol melalui saluran femoralis di bagian atas paha dalam. Jenis ini memiliki risiko komplikasi lebih tinggi karena celahnya yang sempit dapat menjerat usus dengan lebih mudah.

4. Hernia Insisional

Terjadi pada bekas luka operasi sebelumnya di perut. Jaringan parut bekas operasi bisa menjadi titik lemah yang memungkinkan organ dalam menonjol keluar, terutama jika terdapat tegangan berlebih atau proses penyembuhan yang tidak optimal.

5. Hernia Hiatus

Terjadi ketika bagian atas lambung naik melalui diafragma ke dalam rongga dada. Berbeda dengan hernia lainnya, jenis ini tidak tampak sebagai benjolan di luar tubuh, namun seringkali menimbulkan gejala seperti asam lambung naik dan nyeri dada.

Faktor Risiko dan Penyebab

Hernia dapat terjadi pada siapa saja, namun beberapa faktor berikut meningkatkan risiko terjadinya kondisi ini secara signifikan.

Jenis kelamin pria, terutama untuk hernia inguinal, akibat perbedaan anatomis saluran inguinal.

Kehamilan berulang, dapat melemahkan otot dinding perut secara progresif. Riwayat hernia sebelumnya atau riwayat keluarga dengan hernia.

Pekerjaan atau aktivitas yang menyebabkan tekanan intra-abdomen meningkat, biasanya berhubungan dengan aktivitas mengangkat beban berat secara rutin.

Obesitas, tekanan berlebih dari lemak visceral pada dinding perut. Sembelit kronis, kebiasaan mengejan berulang meningkatkan tekanan intra-abdomen. Batuk kronis, seperti pada perokok atau penderita penyakit paru obstruktif.

Gejala yang Perlu Diwaspadai

Gejala hernia bervariasi tergantung jenisnya, namun secara umum hal-hal berikut perlu menjadi perhatian.

Munculnya benjolan yang terlihat atau teraba di area perut, selangkangan, atau pusar sering kali lebih terlihat saat berdiri, batuk, atau mengejan.

Rasa tidak nyaman atau nyeri ringan di area benjolan yang memburuk saat membungkuk, batuk, atau mengangkat benda berat.
Rasa berat atau tertekan di area selangkangan. Pada hernia hiatus: sensasi terbakar di dada, regurgitasi asam, atau kesulitan menelan.

Penanganan Tanpa Operasi Bedah Besar

Operasi adalah satu-satunya cara untuk memperbaiki hernia secara tuntas. Di Bethsaida Hospital Serang, tersedia tindakkan minimal invasif, Laparaskopi.

Pada prosedur laparoskopi, dokter bedah membuat tiga sampai empat lubang kecil di perut dengan masing-masing sekitar satu sentimeter. Kamera kecil (laparoskop) dimasukkan untuk memberikan panduan visual, dan jaringan yang menonjol dikembalikan ke posisinya serta diperkuat dengan jaring medis (mesh) melalui lubang-lubang kecil tersebut.

“Laparoskopi bukan sekadar soal bekas luka yang lebih kecil. Lebih dari itu, visualisasi yang lebih baik memungkinkan kami memperbaiki hernia dengan lebih presisi, meletakkan mesh dengan lebih tepat, dan pada akhirnya memberikan hasil jangka panjang yang lebih baik bagi pasien.” jelas dr. Leo Sp. B

Layanan Bedah Umum Bethsaida Hospital Serang

Bethsaida Hospital Serang menghadirkan layanan bedah umum yang komprehensif dengan dukungan fasilitas operasi modern dan dokter spesialis bedah umum berpengalaman.

Prosedur laparoskopi tersedia untuk memberikan alternatif penanganan hernia yang lebih nyaman dengan masa pemulihan lebih singkat.

Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya juga menyampaikan, memutuskan untuk menjalani operasi bukanlah keputusan yang mudah. Itulah mengapa di Bethsaida Hospital Serang, setiap pasien akan mendapatkan penjelasan yang lengkap, komprehensif, dan transparan mengenai kondisinya sebelum menentukan langkah selanjutnya.

“Kami hadir bukan hanya sebagai tempat berobat, tetapi sebagai mitra dalam perjalanan kesehatan pasien,” ujarnya. (*)

DPRD Kota Tangerang Selatan Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026.
Disperindag Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026.
Kecamatan Legok Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026.
LAINNYA