Benyamin Sambut Panen Perdana Bawang Merah Varietas Batu di Tangsel

waktu baca 3 menit
Selasa, 9 Jun 2026 21:32 0 133 Redaksi

TANGSEL — Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, menyambut keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu yang dibudidayakan melalui demplot pertanian di Kota Tangerang Selatan.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti awal hasil positif penggunaan pupuk bio-organik berbasis mikroba yang dikembangkan oleh PT BioArk Global Pte. Ltd.

Panen hasil demplot bawang merah varietas Batu tersebut digelar bersamaan dengan Pasar Murah Hasil Bumi yang diselenggarakan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) Kota Tangerang Selatan bersama Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Jombang, Selasa (9/6/2026).

Keberhasilan budidaya ini menjadi perhatian karena bawang merah umumnya lebih cocok ditanam di wilayah dengan ketinggian tertentu. Namun melalui pemanfaatan pupuk bio-organik Arktivate, bawang merah varietas Batu mampu tumbuh optimal di wilayah dataran rendah seperti Tangerang Selatan dengan ukuran umbi yang lebih besar.

Benyamin mengungkapkan, hasil panen tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi pengembangan sektor pertanian perkotaan di Tangerang Selatan. Menurutnya, inovasi teknologi pertanian perlu terus didorong guna menjawab tantangan keterbatasan lahan dan kondisi geografis perkotaan.

“Yang paling menakjubkan adalah bawang yang semestinya tidak dapat tumbuh di daerah seperti kita karena ketinggiannya, namun dengan pupuk ini produksinya bagus sekali. Bawangnya lebih besar,” ujar Benyamin.

Melihat hasil yang menjanjikan tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berencana menjalin kerja sama lanjutan dengan PT BioArk Global melalui DKP3 untuk mengkaji pemanfaatan pupuk Arktivate secara lebih luas.

Jika hasil uji coba berikutnya terus menunjukkan perkembangan positif, pupuk tersebut akan diproduksi dalam jumlah lebih besar dan didistribusikan kepada masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi bawang merah skala rumah tangga sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.

“Bawang itu konsumsi dapur yang cukup banyak, selain cabai dan sebagainya. Kalau berhasil nanti pupuk yang digunakan akan kita produksi cukup banyak dan disebarkan ke masyarakat, sehingga produksi rumah tangganya cukup besar di Tangsel,” katanya.

Benyamin menambahkan, saat ini fokus pengembangan masih diarahkan pada komoditas bawang merah yang menjadi kebutuhan pokok masyarakat. Sementara untuk komoditas lain seperti cabai, pemerintah akan melakukan kajian lebih lanjut berdasarkan hasil evaluasi dari demplot yang sedang berjalan.

Wali Kota Benyamin saat kegiatan panen bawang merah varietas Batu.

Wali Kota Benyamin saat kegiatan panen bawang merah varietas Batu.

Sementara itu, CEO PT BioArk Global Pte. Ltd., Edward, menjelaskan bahwa Arktivate merupakan produk berbasis mikroba yang dikembangkan untuk meningkatkan kualitas tanah, produktivitas tanaman, serta membantu tanaman beradaptasi terhadap perubahan iklim.

Menurut Edward, teknologi tersebut mampu mempertahankan kelembapan tanah hingga 20 persen dan menjaga kandungan nutrisi sekitar 10 persen lebih baik dibandingkan media tanam organik konvensional. Kondisi tersebut memungkinkan tanaman tumbuh lebih optimal dan menghasilkan produktivitas yang lebih tinggi.

Keberhasilan panen perdana bawang merah varietas Batu ini diharapkan menjadi langkah awal pengembangan pertanian modern di Tangerang Selatan, sekaligus membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produksi pangan secara mandiri di lingkungan perkotaan.(*)

Kecamatan Legok Mengucapkan Selamat Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Bappeda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha 2026.
LAINNYA