Pemkot Tangsel Semprot Sejumlah Ruas Jalan, Kendalikan Sebaran Abu Vulkanik

waktu baca 3 menit
Selasa, 8 Sep 2026 11:52 42 Redaksi

TANGSEL – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) bersama tim gabungan melakukan penyemprotan sejumlah ruas jalan untuk meminimalisir dampak sebaran abu vulkanik yang mengendap di badan jalan.

Kegiatan penyemprotan menggunakan armada pemadam kebakaran tersebut dilakukan pada Selasa (8/9/2026) dini hari, mulai pukul 01.00 WIB.

Tiga koridor jalan menjadi sasaran penyemprotan, yakni Terminal BSD–Jalan Ciater Raya–Bundaran Maruga–Jalan Ciater Raya–Terminal BSD. Kemudian ruas Pamulang Square–Sasak dan sebaliknya, serta kawasan Stasiun Rawa Buntu–Melati Mas dan sebaliknya.

Penyemprotan dilakukan dengan metode dust suppression atau penyiraman. Metode ini bertujuan membasahi endapan abu vulkanik di badan jalan agar tidak mudah kembali beterbangan akibat terpaan angin maupun aktivitas kendaraan.

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, memimpin langsung kegiatan tersebut. Pilar bersama sejumlah perangkat daerah dan unsur terkait turun ke lapangan untuk memastikan proses penanganan berjalan optimal.

“Penyemprotan ini kita lakukan untuk membasahi abu vulkanik yang mengendap di badan jalan, sehingga tidak kembali beterbangan akibat kendaraan maupun angin dan mengganggu aktivitas masyarakat,” ujar Pilar.

Menurut Pilar, penyemprotan dilakukan pada malam hingga dini hari dengan mempertimbangkan kondisi lalu lintas dan aktivitas masyarakat.

Pilar Saga Ichsan memimpin penyemprotan air di wilayah jalan raya Tangsel.

Pilar Saga Ichsan memimpin penyemprotan air di wilayah jalan raya Tangsel.

“Kita lakukan pada malam sampai dini hari agar proses penanganannya lebih optimal dan tidak terlalu mengganggu mobilitas warga. Harapannya, sebelum aktivitas masyarakat kembali ramai pada pagi hari, endapan abu di ruas jalan sudah bisa kita kendalikan,” katanya.

Kegiatan tersebut melibatkan sejumlah perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, BPBD, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, serta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK).

Penanganan juga mendapat dukungan dari Polres Tangerang Selatan, Kodim 0506 Tangerang, serta pihak pengembang.

Sebelumnya, Pemkot Tangsel telah melakukan rapat evaluasi bersama perangkat daerah terkait untuk menentukan langkah penanganan dampak sebaran abu vulkanik.

Penyemprotan jalan menjadi salah satu langkah yang ditempuh untuk mengendalikan debu dan mengurangi potensi abu kembali beterbangan akibat aktivitas kendaraan maupun angin.

Pilar mengatakan, penyemprotan akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi di lapangan. Pemkot Tangsel juga akan mengevaluasi sejumlah koridor jalan lainnya untuk menentukan lokasi yang membutuhkan penanganan serupa.

“Ya kami berharap tiap hari ke depan kita lihat, kita review beberapa koridor jalan. Banyak sekali koridor jalan di Tangerang Selatan, kita lakukan secara bertahap. Tim terus kita bagi untuk melakukan penyemprotan seperti itu,” jelasnya.

Metode dust suppression merupakan salah satu teknik yang digunakan untuk mengendalikan debu, termasuk pada area proyek dan pertambangan. Dalam kondisi saat ini, metode tersebut diterapkan untuk membantu mengurangi abu vulkanik yang menumpuk di badan jalan.

“Yang kita lakukan saat ini adalah bagaimana abu yang sudah mengendap tidak kembali beterbangan. Jadi kita basahi dengan penyiraman agar lebih terkendali dan kondisi jalan tetap aman serta nyaman bagi masyarakat,” pungkas Pilar.(*)

DPRD Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
BPKAD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
DKCTR Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
LAINNYA