Kontingen PERCASI Kabupaten Tangerang mengangkat trofi juara umum Kejurprov Catur Banten 2026 di Kota Cilegon. Gelar tersebut dipertahankan setelah para pecatur Tangerang mengoleksi 24 medali, terdiri dari 10 emas, 4 perak, dan 10 perunggu. (Foto: Ist) CILEGON, SEPUTARBANTENID — Kabupaten Tangerang berhasil mempertahankan gelar juara umum Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Banten 2026 yang digelar di Kota Cilegon. Kontingen Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PERCASI) Kabupaten Tangerang tampil konsisten dengan mengoleksi 24 medali, terdiri dari 10 emas, 4 perak, dan 10 perunggu.
Raihan tersebut menempatkan Kabupaten Tangerang di posisi teratas klasemen perolehan medali, mengungguli kontingen dari sejumlah kabupaten dan kota lainnya di Provinsi Banten.
Kabupaten Tangerang mengungguli Kota Tangerang Selatan yang mengoleksi 11 medali, Kota Tangerang dengan 9 medali, Kota Serang dan Kabupaten Lebak masing-masing 3 medali, serta Kabupaten Serang dengan 1 medali.
Dari 17 kategori yang dipertandingkan, pecatur Kabupaten Tangerang berhasil merebut 10 medali emas. Sepuluh emas tersebut masing-masing disumbangkan Kylian Rafa (KU 7 PA), Jonathan Rudolf Hutasoit (KU 9 PA), Edson Maxy (KU 11 PA), Fritzio Jevin L (KU 13 PA), Alisha Laviola Evelyn (KU 13 PI), Muhammad Wildan (KU 15 PA), Patrick Purnama (KU 17 PA), Reynard Kristopher (KU 19 PA), Sugeng Prasetyo (Senior PA), dan Mega Sari Chaniago (Senior PI).
Keberhasilan mempertahankan gelar pada 2026 sekaligus melanjutkan prestasi Kabupaten Tangerang pada Kejurprov Catur Banten 2025 di Kota Serang. Pada kejuaraan tersebut, Kabupaten Tangerang juga keluar sebagai juara umum dengan mengumpulkan 22 medali, terdiri dari 8 emas, 6 perak, dan 8 perunggu.
Raihan pada 2025 tersebut berasal dari 14 kategori pertandingan yang mencakup kelompok putra, putri, dan veteran. Hasil itu menjadi pijakan bagi PERCASI Kabupaten Tangerang untuk kembali mempertahankan posisi teratas pada Kejurprov 2026.
Manajer Tim Kontingen PERCASI Kabupaten Tangerang, Sudin Wahyudin, mengapresiasi perjuangan para atlet, pelatih, official, dan seluruh tim yang telah bekerja keras selama kejuaraan.
“Alhamdulillah, target yang kami harapkan dapat tercapai. Juara umum ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet, pelatih, official, dan tim kontingen,” ujar Sudin.
Menurut Sudin, keberhasilan tersebut tidak semata-mata diukur dari jumlah medali yang diraih. Ia menilai para atlet juga telah menunjukkan semangat juang, kedisiplinan, dan sportivitas selama bertanding.
“Yang paling penting bukan hanya jumlah medalinya, tetapi bagaimana anak-anak mampu menunjukkan semangat juang, disiplin, dan sportivitas selama bertanding,” katanya.
Sudin berharap keberhasilan mempertahankan gelar tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kami berharap prestasi ini tidak berhenti sampai di Kejurprov. Para atlet harus terus dibina dan dipersiapkan untuk menghadapi kejuaraan-kejuaraan berikutnya, baik di tingkat nasional maupun internasional,” ucapnya.
Ia menambahkan, capaian tersebut menjadi modal penting bagi Kabupaten Tangerang untuk melahirkan pecatur-pecatur potensial yang mampu bersaing di level yang lebih tinggi.
Sementara itu, Ketua PERCASI Kabupaten Tangerang, Hendra, menyampaikan rasa bangga atas keberhasilan kontingen mempertahankan gelar juara umum.
“Kami sangat bersyukur dan bangga atas keberhasilan Kontingen PERCASI Kabupaten Tangerang menjadi juara umum. Ini adalah buah dari proses pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan dukungan dari berbagai pihak,” kata Hendra.
Menurut Hendra, keberhasilan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pembinaan olahraga catur di Kabupaten Tangerang terus berkembang.
“Prestasi ini sekaligus membuktikan bahwa pembinaan catur di Kabupaten Tangerang terus berkembang,” ujarnya.
Hendra juga memberikan apresiasi kepada seluruh atlet yang telah berjuang membawa nama Kabupaten Tangerang dalam ajang tingkat Provinsi Banten, baik yang berhasil meraih medali maupun yang belum berkesempatan naik podium.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh atlet yang berhasil meraih medali maupun yang belum berkesempatan naik podium. Semua telah memberikan yang terbaik,” tuturnya.
Ia berpesan kepada para atlet yang meraih medali emas agar tidak cepat berpuas diri dan terus meningkatkan kemampuan. Sementara bagi atlet yang belum berhasil, ia meminta mereka tetap bersemangat dan menjadikan pengalaman bertanding sebagai bahan evaluasi.
“Bagi yang meraih emas, jangan cepat puas. Bagi yang belum berhasil, jangan berkecil hati. Perjalanan masih panjang dan PERCASI Kabupaten Tangerang akan terus berkomitmen melakukan pembinaan,” katanya.
Raihan 24 medali pada Kejurprov Catur Banten 2026 memperpanjang catatan prestasi Kabupaten Tangerang di tingkat Provinsi Banten. Setelah menjadi juara umum pada 2025, Kabupaten Tangerang kembali menempati posisi teratas pada 2026.
Keberhasilan mempertahankan gelar selama dua tahun berturut-turut menjadi gambaran konsistensi pembinaan catur di Kabupaten Tangerang, mulai dari kelompok usia dini hingga kategori senior.
Dengan capaian tersebut, PERCASI Kabupaten Tangerang diharapkan terus memperkuat pembinaan dan melahirkan atlet-atlet potensial yang mampu membawa nama daerah bersaing di tingkat nasional hingga internasional. (*)