Personel NRTG: Rofy, drum (kanan), Arsyad Mohamed, vokal/gitar (tengah), Rony Firdaus, bass (kiri). (Foto: Dok. NRTG) SEPUTARBANTENID —.NRTG, trio pop punk asal Surakarta yang beranggotakan Arsyad Mohamed (vokal/gitar), Rony Firdaus (bass), dan Rofy (drum), mulai mencuri perhatian lewat single terbaru mereka, “Kita Lawan Dunia”. Dirilis pada 27 Februari 2026, lagu ini bukan hanya memperkenalkan karakter musikal mereka, tetapi juga menyimpan makna tentang perjuangan, kegagalan, dan keberanian untuk terus melangkah.
Sebagai band yang lahir dari pertemanan, NRTG membawa pendekatan yang sederhana namun jujur—sesuatu yang terasa semakin langka di tengah arus musik yang serba kompleks.
NRTG terbentuk pada 2022 dari kebiasaan bermain musik bersama, khususnya membawakan lagu-lagu pop punk.
Dalam wawancara bersama Arsyad Mohamed, Jumat, 10 April 2026, ia menjelaskan dari aktivitas tersebut, mereka mulai merasa memiliki kecocokan yang kuat, hingga akhirnya memutuskan untuk lebih serius dengan mulai menciptakan karya orisinal sebagai identitas.
Nama NRTG sendiri merupakan singkatan dari Not Ready Tapi Gas, sebuah filosofi yang menggambarkan semangat mereka sebagai band.
“Kami tetap melangkah dan berani menghadapi segala situasi, bahkan ketika merasa belum sepenuhnya siap.”
Single “Kita Lawan Dunia” menjadi representasi paling jelas dari identitas tersebut. Lagu ini berangkat dari cerita yang sederhana, namun dekat dengan banyak orang.
Bangun pagi langsung lari
Matahari masih bersinar lagi
Walaupun malas, tetap gas
Kita semua punya mimpi yang keras
Bait pembuka ini langsung menggambarkan realitas sehari-hari—tentang rutinitas, rasa malas, dan mimpi yang tetap ingin dikejar.
“Lagu ini diangkat dari kisah nyata tentang seseorang yang terus berjuang meraih cita-citanya. Meskipun mengalami kegagalan berulang kali, semangat untuk bangkit tetap menjadi inti dari cerita yang ingin kami sampaikan.”
Selain cerita personal, lagu ini juga membawa semangat kolektif yang terasa kuat:
Tertawa lepas
Tak ada batas
Keringat jadi cerita bebas
Hingga mencapai puncaknya di bagian chorus:
Melompat lebih tinggi
Terbang tanpa sayap kiri
Bersama teman-teman gila
Kita lawan dunia
Bagian ini menjadi inti dari lagu—sebuah seruan bahwa menghadapi hidup tidak harus sendirian.
Salah satu ciri khas NRTG terletak pada lirik yang sederhana namun mengena. Mereka tidak berusaha membuat sesuatu yang rumit, melainkan memilih kejujuran.
“Kami percaya bahwa kesederhanaan dalam lirik justru dapat menyampaikan pesan dengan lebih kuat dan mudah dipahami oleh pendengar.”
Pendekatan ini membuat lagu mereka terasa lebih dekat—seolah menjadi cerminan dari pengalaman banyak orang.
Bagi NRTG, “Kita Lawan Dunia” bukan hanya tentang rilisan baru, tetapi juga tentang membangun koneksi dengan pendengar.
“Kami berharap lagu ini mampu menjadi teman perjalanan bagi para pendengar, khususnya mereka yang sedang berada dalam masa perjuangan.”
Pada akhirnya, makna “melawan dunia” tidak selalu harus besar. Lagu ini justru mengingatkan bahwa perjuangan seringkali dimulai dari hal-hal kecil—tetap bangun, tetap mencoba, dan tidak menyerah.
Kita lawan dunia. (*)