Dosen IPB Pulang Kampung ke Lebak, Bagikan Bibit Tanaman Obat kepada Warga Cijaku

waktu baca 3 menit
Senin, 31 Agu 2026 13:19 0 130 Redaksi

LEBAK – Sejumlah dosen IPB University melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui program “Dosen Pulang Kampung” di Desa Cibereum, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (29/8/2026).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Prof. Dr. Muhamad Rafi, yang saat ini menjabat sebagai Kepala Pusat Studi Biofarmaka, Lembaga Riset dan Inovasi (LRI) PKGH IPB University. Sedikitnya tiga guru besar dan empat dosen bergelar doktor dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Fakultas Pertanian, serta Sekolah Kedokteran Hewan dan Biomedis (SKHB) IPB University terlibat langsung dalam kegiatan tersebut.

Program “Dosen Pulang Kampung” merupakan kegiatan rutin IPB University sebagai upaya untuk menyosialisasikan hasil-hasil riset dan inovasi perguruan tinggi kepada masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari.

Kehadiran para dosen IPB University mendapat sambutan antusias dari masyarakat Desa Cibereum. Sekretaris Desa Cibereum, Amjah, mengatakan kedatangan para dosen IPB tersebut merupakan kunjungan pertama kalinya ke desa tersebut dalam rangka kegiatan pengabdian masyarakat.

Peserta kegiatan berasal dari berbagai unsur masyarakat, di antaranya perwakilan RT/RW, kader PKK, kader Posyandu, kelompok tani, kader Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), serta Karang Taruna. Kegiatan berlangsung di halaman salah satu rumah warga.

Mengangkat tema “Integrasi Biofarmaka dalam Pertanian dan Produksi Pangan Hewani sebagai Upaya Penguatan Keamanan Pangan di Kecamatan Cijaku Kabupaten Lebak”, kegiatan tersebut diisi dengan edukasi mengenai tanaman biofarmaka, pemanfaatan tanaman obat, serta pengolahan bahan pangan asal hewan.

Pembagian bibit pohon untuk warga.

Pembagian bibit pohon untuk warga.

Salah satu kegiatan utama adalah pembagian bibit tanaman obat kepada masyarakat. Sebanyak sembilan jenis tanaman biofarmaka dibagikan, yakni kumis kucing, tempuyung, sambiloto, sirih hijau, temu hitam, jahe merah, nilam, mangkokan, dan marigold.

Bibit yang dibagikan merupakan tanaman yang dikoleksi dan dikembangkan di Kebun Biofarmaka IPB University. Tanaman-tanaman tersebut juga telah menjadi objek penelitian para dosen dan peneliti yang terlibat dalam kegiatan tersebut, bahkan beberapa di antaranya telah mendapatkan paten.

Selain memiliki potensi untuk mendukung kesehatan manusia, tanaman biofarmaka tersebut juga memiliki manfaat yang dapat dikembangkan dalam bidang kesehatan hewan.

Dr. Ninuk Purnaningsih mengatakan, tanaman obat berpotensi menjadi “emas hijau” bagi masyarakat Desa Cibereum. Menurutnya, selain dapat dimanfaatkan untuk mendukung kesehatan keluarga, budidaya tanaman obat juga berpeluang menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat desa.

“Tanaman obat ini dapat menjadi emas hijau di Desa Cibereum. Selain bermanfaat untuk kesehatan keluarga, membudidayakan tanaman obat juga dapat menjadi penggerak ekonomi di desa,” ujar Ninuk.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat juga mendapatkan buku panduan pemanfaatan tanaman marigold yang disusun dan disampaikan oleh Prof. Dr. Syarifah Iis Aisyah, M.Sc.Agr. Selain itu, Dr. Drh. Herwin Pisestyani menyampaikan buku saku mengenai pengolahan bahan pangan asal hewan.

Untuk mengetahui tingkat pemahaman peserta, kegiatan juga dilengkapi dengan pretest dan posttest yang dikerjakan sebelum dan sesudah rangkaian edukasi.

Pada sesi seremoni pembagian bibit, bibit tanaman diserahkan kepada perwakilan RT/RW untuk selanjutnya dikembangkan oleh masyarakat. Setiap peserta mendapatkan sekitar tiga hingga empat bibit tanaman.

Kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada pembagian bibit, tetapi dapat dilanjutkan dengan budidaya secara berkelanjutan oleh masyarakat. Dengan demikian, hasil riset dan inovasi yang dikembangkan IPB University dapat memberikan manfaat nyata sekaligus membuka peluang pengembangan ekonomi berbasis tanaman biofarmaka di tingkat desa.

Sejumlah peneliti dan akademisi yang terlibat dalam kegiatan “Dosen Pulang Kampung” di Desa Cibereum, Kecamatan Cijaku, Kabupaten Lebak, antara lain Prof. Dr. Muhamad Rafi, Dr. Rudi Heryanto, Taufik Ridwan, M.Si., Prof. Dr. Waras Nurcholis, Dr. Apt. Siti Sadiah, M.Si., Prof. Dr. Syarifah Iis Aisyah, M.Si., Dr. Ninuk Purnaningsih, dan Dr. Drh. Herwin Pisestyani, M.Si., serta mahasiswa SKHB IPB, Aziz dan Fauzan.

Penulis: Dr. Apt. Siti Sadiah, M.Si.

DPRD Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Bapenda Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
BPKAD Kabupaten Tangerang Mengucapkan Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
DKCTR Kota Tangsel Mengucapkan Selamat Dirgahayu Republik Indonesia ke 81 Tahun.
LAINNYA