Peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan Rano Alfath. TANGERANG — Dalam rangka memperkuat pemahaman nilai-nilai kebangsaan di kalangan kader partai politik, Anggota MPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Hotel Episode Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (8 Desember 2025)
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 140 peserta yang terdiri dari kader dan pengurus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dari Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan.
Dengan suasana yang cair namun tetap serius, kegiatan ini menjadi forum dialog terbuka antara kader partai dan wakil rakyat untuk membahas peran politik yang berlandaskan nilai Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mengusung tema etika politik dan penguatan demokrasi berbasis nilai kebangsaan, Rano mengajak para kader untuk kembali melihat politik sebagai alat perjuangan untuk kepentingan rakyat.
“Politik itu bukan cuma soal menang dan kalah. Politik itu soal tanggung jawab. Kalau rakyat lagi susah, jangan malah kita ribut sendiri,” ujar Rano di hadapan peserta.
Ia menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan harus menjadi pijakan utama dalam setiap langkah politik, terutama dalam menjaga persatuan di tengah perbedaan pandangan dan pilihan. Menurutnya, kader partai memiliki peran strategis sebagai jembatan antara negara dan masyarakat.
“Kalau ada warga datang ngeluh, jangan langsung diceramahin panjang lebar. Dengerin dulu. Kadang orang itu cuma pengin didengar, pengin ditemenin nyari jalan keluar,” lanjutnya.
Rano juga mengingatkan bahwa praktik politik yang sehat harus menjunjung tinggi etika, kejujuran, dan keberpihakan kepada rakyat kecil. Ia menilai bahwa demokrasi akan berjalan baik jika aktor-aktor politiknya mampu menahan ego dan mengedepankan kepentingan bersama.
Dalam sesi diskusi, para peserta menyampaikan berbagai dinamika yang dihadapi kader di lapangan, mulai dari tantangan menjaga soliditas internal, perbedaan pandangan di tengah masyarakat, hingga tuntutan warga yang semakin kompleks. Rano merespons dengan mendorong kader untuk tetap hadir di tengah masyarakat, aktif berkomunikasi, dan menjaga sikap rendah hati.
“Jabatan itu amanah. Datang dan pergi. Tapi kepercayaan rakyat itu mahal. Sekali hilang, susah balik lagi,” katanya.
Kegiatan ini ditutup dengan ajakan agar kader PKB terus menjaga semangat persatuan, mengedepankan musyawarah, dan menjadikan nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam berpolitik.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan bagian dari komitmen MPR RI untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan tidak hanya kepada masyarakat umum, tetapi juga kepada aktor-aktor politik agar demokrasi Indonesia tetap berjalan sehat dan berkeadaban.