Sosialisasi Empat Pilar di Desa Ranca Bango. Tangerang — Dalam rangka memperkuat nilai-nilai kebangsaan hingga ke tingkat desa, Anggota MPR RI sekaligus Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh. Rano Alfath, menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung di Desa Ranca Bango, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Senin (15 Desember 2025).
Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 125 peserta yang terdiri dari warga desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta perwakilan Ketua RT dan RW setempat.
Dengan suasana yang sederhana namun penuh keakraban, kegiatan ini menjadi ruang dialog langsung antara masyarakat desa dan wakil rakyat untuk membahas berbagai persoalan kehidupan sehari-hari.
Mengusung tema gotong royong dan penguatan demokrasi desa sebagai fondasi ketahanan bangsa, Rano mengajak warga untuk kembali menghidupkan nilai-nilai kebersamaan dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurut Rano, desa memiliki peran strategis dalam menjaga persatuan bangsa karena demokrasi dan nilai kebangsaan pertama kali dijalankan di tingkat paling dekat dengan rakyat. “Demokrasi itu bukan cuma soal pemilu. Demokrasi itu kelihatan dari bagaimana warga mau duduk bareng, musyawarah, dan saling menghargai,” ujarnya di hadapan peserta.
Ia menekankan bahwa semangat gotong royong merupakan ciri khas bangsa Indonesia yang harus terus dijaga, terutama di tengah tantangan ekonomi dan sosial yang semakin kompleks. Menurutnya, kebiasaan saling membantu dan peduli antarwarga menjadi kekuatan utama desa dalam menghadapi berbagai persoalan.
“Kalau ada tetangga kesusahan, kita bantu. Kalau ada masalah, kita bicarakan bareng. Itu sebenarnya Pancasila yang hidup di desa,” tambahnya.
Dalam sesi diskusi, warga menyampaikan berbagai aspirasi terkait pembangunan desa, kesejahteraan masyarakat, serta pentingnya peran perangkat desa dalam menjaga keadilan dan keterbukaan.
Rano merespons dengan mengajak masyarakat untuk aktif terlibat dalam forum-forum musyawarah desa dan tidak ragu menyampaikan pendapat secara santun dan bertanggung jawab.
Ia juga menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dan pemuda desa sebagai penggerak kebersamaan. Menurutnya, jika desa mampu menjaga persatuan dan kepercayaan antarwarga, maka ketahanan bangsa akan terbentuk dari bawah.
“Negara ini besar karena desa-desa yang kuat. Kalau desanya rukun, gotong royong jalan, musyawarah hidup, bangsa ini enggak gampang dipecah belah,” kata Rano.
Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasinya atas kehadiran langsung Anggota MPR RI di desa mereka. Menurutnya, kegiatan ini memberikan pemahaman yang lebih membumi tentang nilai kebangsaan dan mendorong warga untuk lebih aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Kegiatan ini ditutup dengan ajakan Rano kepada seluruh warga Desa Ranca Bango untuk terus menjaga kebersamaan dan tidak kehilangan semangat dalam membangun desa. Ia menegaskan bahwa kekuatan Indonesia terletak pada masyarakatnya yang bersatu, saling percaya, dan mau berjuang bersama.
“Empat Pilar itu bukan cuma materi sosialisasi. Itu cara hidup kita sehari-hari. Selama nilai itu kita jaga, desa kita kuat, Indonesia juga kuat,” pungkasnya.
Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan MPR RI dalam mendekatkan nilai-nilai kebangsaan kepada masyarakat hingga ke tingkat desa melalui pendekatan dialogis dan relevan dengan realitas kehidupan sehari-hari.